Minggu, 27 Maret 2011

Cublak - Cublak Suweng


M
engenal budaya Indonesia lebih lanjut.kekeyaan budaya Indonesia tidak terpintas hanya melalui suatu tarian,lagu daerah dan kesenian lainya.masih ada budaya Indonesia dalam segi permainannya . Tentunya permainan tradisional . Permainan adalah sesuatu hal yang sangat menyenangkan . Permainan tradisional ini tidak kalah menariknya dengan permainan modern . Tak perlu mengeluarkan biaya yang mahal tapi sudah bisa merasakan senang . Karena satu hal yang dicari dalam suatu permainan adalah suatu kesenangan ataupun suatu kegembiraan .Dalam waktu yang semakin maju . Masyarakat sudah lupa akan permainan tradisional . Apalagi di daerah perkotaan.sudah jarang atau mungkin sudah tidak bisa kita jumpai lagi permainan tradisional.
Pernahkah anda mencoba atau tahu bagaimana permainan tradisional.? Ingin tahukan apa saja macam-macam permainan tradisional ?. penulis akan coba mengulas salah satu permainan tradisional.agar kita tahu atau mungkin dapat ingat akan permainan tradisional yang seakan-akan hilang ditelan zaman . Bila kita tahu ada bermacam-macam permainan tradisional,seperti : tekongan,egrangan,coklak,cublak-cublak suweng dan masih banyak lainnya.
Dalam konteks kali ini penulis mencoba mengulas permainan yang sangat menarik . Tahu kah anda tentang permainan cublak-cublak suweng ?. Cublak-cublak suweng adalah prmainan yang mengharuskan seorang pesertanya melakukan suatu hal . Jika tak mampu melakukan suatu hal yang diharuskan maka peserta itu akan diberi sanksi . Cublak-cublak suweng melibatkan banyak pemain , sehingga tak heran permainannya lebih seru . Ejekan ringan dan derai tawa pun mengalir,membuat suasana menjadi semakin ramai dan makin menyenangkan.
Ingin tahu bagaimana mainnya? Nah penulis akan menguraikannya dan mengulas cara bermainnya bagi anda yang sudah lupa dan ingin tahu , syukur-syukur jika mencobanya . Pertama hal yang harus dilakukan adalah kumpulkan dulu rekan-rekan anda sebanyak mungkin . Agar permainan lebih seru , minimal perlu 5 orang . Kemudian, siapkan benda tertentu, biasanya berupa kerikil sebagai benda yang akan disembunyikan oleh anda atau satu rekan anda yang ikut bermain.kemudian hom pim pa atau ping sut dahulu untuk menentukan siapa yang harus menebak krikil . Orang yang harus menebak adalah orang yang kalah dalam ping sut atau hom pim pa , dia harus duduk menungging dengan kepala mencium lantai dan mata ditutup. Sementara , peserta lain mengadahkan telapak tangan di punggung orang yang harus menebak tersebut . Satu peserta kemudian bertugas memegang kerikil atau benda lain yang akan disembunyikan . Permainan kemudian dimulai dengan menyentuhkan kerikil ke setiap telapak tangan peserta lain . Sepanjang permainan, peserta mendendangkan lagu cublak-cublak suweng . Syairnya, “cublak-cublak suweng , suwenge teng-gelenter , mambu ketundung gudel, pa empo lera lere, sopo ngguyu ndeliake”. Setelah sampai pada kata ndelikake, kerikil harus digenggam oleh peserta yang tangannya terakhir kali disentuh . Setelah kerikil digenggam, orang yang harus menebak bangun dan duduk bersimpuh . Sementara peserta lain menyanyikan lagu, “sir, sir pong ndelik gopong” sebanyak mungkin hingga orang yang harus menebak menentukan siapa yang menyembunyikan kerikil . Sambil menyanyi, telunjuk tangan digoyangkan dan diarahkan ke orang yang harus menebak . Dia hanya diberikan kesempatan satu kali . Bila tak berhasil, dia akan menjadi orang yang harus menebak pada permainan berikutnya . Kalau anda menjadi orang yang harus menebak, anda mesti hati-hati agar tidak gagal menebak untuk yang kedua kalinya . Kalau sampai gagal, bisa-bisa anda diminta mengelilingi lapangan atau bangsal tempat bermain dengan lari jongkok . Atau, kadang diminta memenuhi permintaan yang aneh-aneh dari peserta lain . Tak enak bukan? Maka, anda mesti mempunyai trik agar dapat menebak dengan benar.
Cara-cara fair bisa diandalkan untuk modal menebak bila anda peka . Misalnya, dengan membaca bahasa tubuh peserta yang ikut bermain . Wajah peserta yang menyembunyikan kerikil mungkin akan terlihat berbeda . Bisa pula dengan melihat tangan setiap peserta, siapa tahu akan tertebak penyembunyi kerikilnya. Selain itu, anda juga bisa menghapalkan letak duduk peserta sebelum menutup mata dan kemudian merasakan perputaran kerikil yang disentuhkan pada setiap telapak tangan peserta.
Jika mau agak curang , ada juga tipsnya . Anda bisa sedikit memiringkan kepala ke arah kiri atau kanan. Kemudian , bukalah sedikit mata anda sehingga tampak seperti mata ayam yang sedang tidur, pasti dapat melihat peserta yang menyembunyikan kerikilnya . Tapi jangan sampai ketahuan oleh peserta lain . Kalau ketahuan, bisa-bisa anda mendapat tambahan hukuman yang semakin menyusahkan . Ah, menang atau kalah dan cara apapun yang digunakan untuk menang dalam permainan ini sebenarnya tak begitu penting. Yang penting kegembiraan di waktu senggang
Kegembiraan adalah suatu kebutuhan batin yang sangat penting . Dengan permainan tradisional anda bisa tahu meski dengan alat sederhana , permainan sederhana , tidak mengeluarkan biaya yang besar kita bisa merasakan senang . Kebutuhan batin pun sudah terpenuhi . Coba kita lestarikan dan kita pertahankan budaya bangsa . Kita anak bangsa maka kita harus cinta akan budaya bangsa kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar